Berita  

Ketua BKSAP Mendorong Indonesia untuk Menjalankan Asas Politik Bebas Aktif dalam Sidang Parlemen Asia di Irak

Ketua Badan Kerjasama Antar-Parlemen (BKSAP) Dr. Fadli Zon mewakili Indonesia dalam sidang Parlemen Asia yang diselenggarakan di Irak. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Fadli Zon menekankan pentingnya Indonesia untuk menjalankan asas politik bebas aktif.

Dalam sidang tersebut, Dr. Fadli Zon menyampaikan bahwa Indonesia sangat memegang teguh asas politik bebas aktif dalam hubungan internasional. Asas ini merupakan landasan bagi kebijakan luar negeri Indonesia yang mengutamakan kemandirian dan menjunjung tinggi prinsip-prinsip perdamaian, keadilan, dan kemakmuran.

Sebagai negara yang terletak di persimpangan antara Asia dan Pasifik, Indonesia memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di kawasan. Melalui asas politik bebas aktif, Indonesia mengambil peran sebagai mediator dalam penyelesaian konflik, serta memperjuangkan perdamaian dan keadilan di tingkat internasional.

Tidak hanya dalam hal politik, asas politik bebas aktif juga menjadi landasan bagi kerja sama ekonomi dan perdagangan Indonesia dengan negara-negara di Asia dan dunia. Indonesia terus membuka diri untuk menjalin kerja sama yang saling menguntungkan dengan negara lain, tanpa harus terjebak dalam pakta-pakta politik tertentu.

Selama ini, Indonesia telah membuktikan komitmen dalam menjalankan asas politik bebas aktif melalui berbagai inisiatif di tingkat internasional, termasuk kerja sama dalam bidang perdamaian, kesejahteraan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Indonesia juga aktif terlibat dalam misi perdamaian PBB dan menjalankan peran penting dalam kerja sama regional di kawasan Asia Tenggara.

Dengan menghadiri sidang Parlemen Asia di Irak dan menekankan pentingnya asas politik bebas aktif, Indonesia sekali lagi menunjukkan komitmen dan kontribusinya dalam menjaga perdamaian, keadilan, dan kemakmuran di tingkat regional maupun internasional. Kesempatan ini juga menjadi ajang untuk memperkuat kerja sama antarparlemen di kawasan Asia, sehingga dapat mendorong terciptanya kerja sama yang lebih baik dalam menjaga stabilitas dan perdamaian di Asia.

Dengan demikian, asas politik bebas aktif tetap menjadi landasan yang kuat bagi Indonesia dalam menjalankan peran sebagai negara yang aktif dan konstruktif dalam hubungan internasional. Melalui kesadaran akan asas politik bebas aktif, Indonesia diharapkan dapat terus berperan sebagai penjaga perdamaian dan keadilan di Asia dan dunia.